Archive for November, 2007
Lawas tilawas …
Kemaren sore … sekitar jam 14.00 sy main ke jaya plaza rencana sih membahas sesuatu .. apaan tuh ??? (ada Dech …), tak disangka tak dinyana, ada sesosok wajah yg agak tidak asing tapi ada sesuatu yang berubah “gemuk”.
Yap dia adalah temenku 1 bangku di STM Negeri 2 Bandung dulu (sekarang SMKN 4 Bandung), temen curhat … temen main .. dan yang utama temen nyontek (kalo ngerjain Pe Er) dan kabur kalo guru pelajaran anu kosong yaaa kesana .. ke Gramedia mbaca buku Favorit … “Kung Fu Boy” dan “Ashura”.
Ngobrol sana sini ada sesuatu yang diambil … ternyata yap … setelah lulus ternyata ada ilmu yang kadang ilmu itu bisa dipake adalah ilmu dari sekolah .. dia jadi servis Monitor, TV dan juga buka Rental PC dan rental Play Station. Tapi ada satu ilmu yang gak ada disekolahan dan yakin gak diajarkan yaitu … pengalaman hidup dan juga pelajaran menjadi seorang pemberani sebagai “Tamtama/ Bintara Usaha”, kenapa saya bilang gitu ya karena seorang WiraUsaha ilmunya gak dipelajari di sekolah atau kampus2. Dan biasanya WiraUsaha yang ada pun hanya cerita dan pengalaman seseorang yang sudah sukses dibalik kegagalannya.
Dan saya bisa bilang Tamtama/ Bintara karena ya harus jatuh … bangun… jatuh lagi… lagi… dan kadang bangun atau malah jatuh lagi hingga berpindah bidang usaha. Seandainya orang tua kita saat ini adalah cerminan dari Abdurrahman bin Auf radhiallahuanhu, dimana tatkala ditawari harta malah dia minta ditunjuki Pasar. Maka akan banyak orang2 yang jualan.
Tapi justru cita2 anak2 Indonesia tatkala ditanya hanya jadi Insinyur, atau Karyawan anu tapi belum pernah yang berani saya mau jadi PEDAGANG… atau membuka USAHA SENDIRI. Karena orang tua kita lebih “Pe DE” jika punya anak, atau menantu sebagai karyawan nggak pede kalo anak atau menantunya sebagai Pengusaha walau memang hasilnya pas-pasan atau kadang bisa sukses.
Dilarang Benci Pekerjaan Sendiri!
Mencomot dari http://portal.cbn.net.id/cbprtl/Cyberjob/detail.aspx?x=Career+Tips&y=Cyberjob|0|0|3|422
Anda merasa benci dengan situasi pekerjaan? Jangan pernah menyesalinya. Ada beberapa hal mudah yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki kondisi itu.
Jika Anda merasa pekerjaan begitu menyebalkan, menggerutu, marah-marah sendiri tak akan ada ujungnya. Tenang, Anda tak sendiri kok. Survei menunjukan 87% warga Amerika juga tak suka dengan pekerjaan mereka.
Sayangnya mereka juga tak bisa bertindak banyak dan terjebak dalam situasi itu. Tahukah Anda bahwa membenci hal yang seharusnya kita kerjakan bisa menimbulkan perasaan putus asa dan depresi. Ubah situasi ini dan lakukan sesuatu.
1. Cari tahu kenapa Anda membenci pekerjaan itu. Mungkin pekerjaannya, perusahaan, bayaran, atasan atau teman-teman di kantor. Sekali Anda mengetahui akar permasalahannya, Anda bisa mencari solusi terbaik.
2. Komunikasikan hal ini bersama atasan dengan cara terbaik. Pikirkan apa penawaran Anda untuk memperbaikin situasi kerja. Jangan mengkomplain secara bertubi-tubi dan membicarakan teman sekantor. Itu hanya akan menambah masalah makin runyam.
3. Mulai hari dengan fokus positif. Perubahan sikap akan membuat pekerjaan dan karir Anda membaik. Mungkin akan ada promosi yang lebih baik.
4. Cari sesuatu yang Anda suka untuk jadi fokus utama. Bisa hobi, kembali belajar, menulis atau bertukar koleksi dengsan sahabat. Anda perlu sesuatu di luar pekerjaan yang bisa membuat merasa lebih baik. Cari tahu apa yang Anda suka dan kerjakan dengan baik.
5. Ambil waktu istirahat. Bukan hanya untuk membuat Anda lebih baik, tapi juga bisa memberi energi, melawan depresi, memulihkan stres dan memberi percaya diri. Penelitian telah membuktikan bahwa latihan bisa meningkatkan serotonin di otak dan menstimulasi endorphin yang bisa membuat Anda merasa bersemangat. Cukup luangkan waktu setengah jam, tiga kali seminggu untuk berjalan santai.
6. Rencanakan masa depan Anda. Setidaknya Anda mencari tahu apa yang akan dihasilkan dari pekerjaan itu. Buat itu jadi motifasi. Jika sekiranya tak ada tujuan akhir yang baik, mungkin Anda harus mencari pekerjaan baru untuk karir.
7. Buka mata dan pikiran. Pikirkan apakah yang Anda lalukan ini baik untuk kedepannya. Untuk mengerjakan sesuatu dengan sempurna langkah pertama adalah Anda harus menyukai pekerjaan itu terlebih dahulu. Jika tidak, segera lakukan tindakan. Jangan menyerah dengan keadaan, perjuangkan masa depan Anda! (yla/yla
Sejarah Gedung Sate …
Buku ini sudah saya dapet sekitar tahun 2000 an sewaktu masih ada di Perantauan … dimana perasaan rindu akan kampung halaman sudah nggak bisa ditahan ya.. dulu harus ke Wartel .. soalnya jamannya itu untuk dapet Kartu/ SIM Card SIMPati harus dibeli dengan merogoh kocek diatas 500ribu-an .. weks …
Solusinya …. pas cuti pulang ke Bandung, nyari2 buku dapet deh 2 Buah Buku, 1 Buku Bekas yaitu “Semerbak Bunga di Bandung Raya” sekitar 1200 halaman. Dan “Balai Agung di Kota Bandung” semuanya ditulis oleh Haryoto Kunto rahimahullah sebagai seorang “Kuncen Bandung”. Saya tulis aja yaaa … Biografi beliau, ntar tentang Tulis ulang dari Buku beliau akan di tuangkan kalo nggak di Blog ini .. yaaa di Official Website “Baroedax”
Biografi Haryoto Kunto
Ir Haryoto Kunto adalah Alumni Planologi ITB, lahir di Bandung 23 Juli 1940. Anak bungsu dari 11 bersaudara Pasangan Ibu Siti Kadariah Karyawati POS di Tegal dan Bpk R. Kunto, seorang ambtenaar (Pegawai) Staat-Spoorwegen atau “SS” kini PT Kereta Api, di Gombong tempo dulu.
Pak Kunto (ayah Haryoto Kunto) , mengawali dinas nya sebagai Lerling Stations Klerk di Stasiun Serang (1914), Rangkasbitung (1916), dan kemudian di Bandung (1919), dengan pangkat Stasion Commies 3-de Klasse. Dan kemudian Pak Kunto ditempat kan di Halte Kiaracondong selama 27 tahun sejak 1919, sampai tahun 1946 saat terjadinya Bandung Lautan Api. Sejak itu Bandung dijadikan menetap keluarga Kunto, walau beberapa kali sempat di pindah tugaskan ke Cianjur (1934), Cimahi (1935), Purwakarta (1936) dan tatkala Saudara dari Timur datang ke Indonesia 1942, Pak Kunto sedang menjabat Kepala Stasiun Cibatu.
Karena pengembaraan nya ini lah mewariskan segudang pengalaman pada Haryoto Kunto dan pengenalan wilayah Tatar Sunda secara intensif yang pada gilirannya menjadi inspirasi dongeng dan cerita. Beberapa tulisan dari Haryoto Kunto yang diterbitkan oleh PT Granesia - Bandung, antara lain :
- Wajah Bandoeng Tempo Doeloe (1984)
- Semerbak Bunga di Bandung Raya (1986)
- Savoy Homann Persinggahan Orang-orang Penting (1989)
- Balai Agung di Kota Bandung (1996)
- Tempo Doeloe Cepat Berlalu (1996)
Oleh sebab itu maka Haryoto Kunto mendapat sebutan “Kuncen Bandung”.
- Ramadhan di Priangan (1996)
KOMPUTERISASI AKSARA SUNDA:MENUJU PENGAKUAN DUNIA
Sumber: http://www.unpad.
Komputerisasi Aksara Sunda yang digagas oleh Dian Tresna Nugraha masih terkendala oleh proses sosialisasi. Hal ini terungkap dalam acara obrolan santai bertajuk “Komputerisasi Aksara Sunda dalam Upaya Pengakuan Dunia” yang digelar Universitas Padjadjaran, Jumat (2/11).
Upaya penelusuran dan peluang komputerisasi aksara sunda ini telah dimulai sejak tahun 2004 di Jerman. Namun baru pada tahun 2006, setelah mendapat bantuan dan dukungan dari Michael Everson seorang ahli aksara dunia dari Irlandia, rancangan slot Unicode Aksara Sunda baru bisa dibuat. Di tahun ini pun Michael Everson membuat proposal ke Unicode Technical Commite (UTC) untuk mendapatkan pengakuan dan bisa dimasukkan kedalam bahasa komputer.
“
Dian memperkirakan untuk mendapatkan standarisasi aksara baru ke dalam Unicode hingga ISO, memerlukan waktu kurang lebih dua tahun, sehingga diharapkan pada 2008, Aksara Sunda sudah bisa dipakai untuk proses input data, pemprosesan serta informasi di komputer.
“Pengakuan internasional soal keberadaan huruf Sunda tinggal satu langkah lagi. Hingga saat ini perjuangan pengakuan itu telah melalui proses peninjauan teknis, dukungan aksara serta penyusunan draft,” tambah Dian.
Acara yang dimoderatori langsung oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia ini juga dihadiri sejumlah budayawan dan pemerhati Bahasa Sunda. Dalam obrolan itu terungkap adanya sekitar 700 naskah Sunda yang belum tergarap dan saat ini masih dalam proses penerjemahan. Untuk itu menurut rektor, dengan adanya teknologi ini diharapkan proses penerjemahan bisa langsung dilakukan di komputer.(afn)
Aksara Sunda Segera Dikomputerisasi
Setelah aksara Bugis dan Bali yang dikomputerisasi dan mendapat pengakuan dunia, maka tidak lama lagi, aksara Sunda pun akan segera dikomputerisasikan oleh Unicode, suatu lembaga yang mengonversikan simbol dan huruf-huruf dalam standar yang sama.
Dian Tresna Nugraha, seorang teknisi komputer yang merintis komputerisasi aksara Sunda tersebut sejak 2005 mengatakan, proposal pengajuan komputerisasi aksara Sunda ditulis oleh Michael Everson, seorang ahli sistem penulisan komputer sekaligus kontributor dan anggota konsorsium Unicode pada tahun 2006 setelah ia mengetahui bahwa berdasarkan bukti-bukti yang diajukan oleh Dian, aksara Sunda masih digunakan di kalangan masyarakat Sunda, meski terbatas.
Dian mengatakan, penulisan aksara Sunda yang akan distandarisasi, mengacu pada berbagai sumber, diantaranya buku Ngalagena, karya Idin Baidillah, Cucu Komara dan Deuis Fitri. Menurut Dian, Agustus 2007, aksara Sunda sudah memasuki tahap keenam stadarisasi dan 2008 menunggu publikasi resmi dari Unicode. Jika sudah distandarisasi, maka aksara tersebut bisa digunakan untuk mengalihkan multibahasa, yaitu Sunda
(RoR)
Meraih Pengakuan Dunia Lewat Komputerisasi Aksara Sunda
BAGAIMANA jadinya jika aksara Sunda menjadi aksara (font) komputer yang bisa diakses oleh seluruh bangsa di dunia. Tentunya akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri, bukan hanya bagi masyarakat Jawa Barat, tetapi bagi bangsa
Dian Kresna Nugraha adalah salah satu orang yang mencoba mengangkat aksara Sunda menjadi aksara dunia melalui komputer. Pemuda asal Kab. Sumedang yang sedang menempuh S2 di Universitas Karlsurh Jerman ini, berkeinginan mengomputerisasi aksara Sunda agar bisa diakses atau digunakan oleh bangsa-bangsa di dunia.
Hal itu diungkapkan Dian dalam obrolan santai bertajuk “Komputerisasi Aksara Sunda dalam Upaya Pengakuan Dunia” di Kampung Universitas Padjadjaran (Unpad)
Menurutnya, usaha mengomputerisasi aksara Sunda sudah dilakukan sejak 2005 di Jerman. Waktu itu, dilakukan penelusuran dan peluang untuk mengomputerisasi aksara Sunda. “Saya kemudian mencari informasi dengan sejumlah komunitas Sunda di luar negeri dan masyarakat Sunda di Indonesia,” ujarnya.
Dian pun kemudian mendapat dukungan dari seorang ahli aksara komputer dunia dari Irlandia, Michael Everson. Sebelumnya, Mihcael Everson telah membuat rancangan slot unicode untuk aksara Sunda pada 2006. Pada tahun yang sama Michael Erverson pun membuat proposal ke Unicode Technical Committee (UTC) untuk mendapat pengakuan dan agar bisa dimasukkan ke dalam bahasa komputer (IBM, Microsoft, HP, dan SAP).
“Jika sudah masuk ke UTC dan disetujui, kemudian diserahkan ke ISO untuk mendapat persetujuan secara internasional,” tambah Dian.
Untuk mendapat standardisasi aksara baru ke dalam unicode hingga persetujuan level ISO, memakan waktu dua tahun. Maka diperkirakan pada 2008, aksara Sunda sudah masuk dalam bahasa komputer yang bisa diakses secara iternasional.
“Tahun 2007, aksara Sunda memasuki tahap VI (standardisasi unicode) dan tinggal menunggu publikasi formal. Untuk publikasi ini dibutuhkan dukungan dan keterlibatan pemerintah daerah, terutama masalah pendanaan,” paparnya.
Menyikapi upaya yang telah dilakukan Dian, Kepala Balai Pengembangan Bahasa Daerah (BPBD) Dinas Pendidikan Jabar, Idin Baidilah menyatakan, siap memfasilitasi upaya komputerisasi aksara Sunda. Dukungan pun diberikan oleh DPRD Jabar dan para budayawan serta peneliti aksara Sunda.
“Kami akan membuat tim percepatan komputerisasi aksara Sunda. Tim ini pun akan melakukan publikasi dan sosialisasi komputerisasi aksara Sunda begitu aksara Sunda ditetapkan menjadi bahasa di komputer unicode,” ujarnya. (kiki kurnia/”GM”)**
Jangan Makan Mie Instant……
Lagi rame di milis sesama Eks Alumni MKPI … ada satu Posting yang cukup mengelitik ….. yaitu tentang Mie Instant yang diambil disini dan ujung2 nya dari hasil milist disini adalah sbb :
Pelajaran yang di ambil :
- Kurangi makan Mie Instan dan semacamnya
- Jangan Punya istri wanita karier
- Cari istri yang pinter masak (Bukan hobby masak mie dan masak air doang)
- Jangan jadi mahasiswa instan, sudah tak punya istri, tak bisa masak .. ngirit ujung2 nya ya.. mie instan lagi
- Jangan melajang …
Jadi intinya … buat yang melajang … segera menikah biar dapet yang ngurus… he..he.. buat yang sibuk … usahakan jangan keseringan makan Mie… buat para Istri … kalo bisa .. pintar masak yaaa.. biar jadi dambaan para suami …..
Tausiyah Ba’da Zhuhur
Sabtu kemaren … ada Ustadz Kholid berkunjung ke Bandung, abis sholat zhuhur beliau disela2 kunjungan ke Bandung untuk keperluan pribadi sekalian ngisi Tausiyah di Masjid yang intinya menyuruh kita meningkatkan ketaqwaan. Dan ada 1 Point yang membuat saya kembali mikir … ooh .. iya juga ya….. yaitu :
Tentang mensyukuri Nikmat Belajar… dimana nikmat ini akan hilang dan akan terasa lezatnya tatkala sudah hilang, beliau mencontohkan tatkala nikmat sewaktu beliau Kuliah di Madinah dan sekarang sudah hilang nikmat itu sehubungan dengan kesibukannya sehari-hari. Begitupun menyinggung tatkala kita masih bujangan he..he.. rajin ikut kajian sana sini … indah .. nikmat … nggak ada pikiran apa2 .. santai rajin ibadah … hafalan Qur’an nambah terus … tapi seiring berjalannya waktu …. Mulai kerja… sibuk sama kerjaan … mulai sedikit hilang hafalan .. kajian rada berkurang …
Terus nikah … tambah kerjaan .. ngurus anak .. istri kita yang asalnya waktu gadis pun masih rajin … kajian kesana sini … mulai nambah beban tanggung jawab menjadi seorang ibu yang harus mendidik anak2-nya menjadi generasi yang bisa menegakkan kalimah Allah di muka bumi. Dan ustadz menganjurkan istri-istri kita rajin juga mengkaji ilmu-ilmu agama di rumah, dan ini salah satu anjuran hampir menyeluruh bahwa wanita2 itu setelah menikah … ya tinggal dirumah … nggak kemana-mana tapi bukan dalam artian hidupnya di kungkung dalam penjara.
Wanita-wanita islam sungguh mulia sehingga hampir banyak artikel yang menyangkut para wanita ini dan ups .. dihari pertama masuk kerja pagi ini … nemu link tentang Dilema Wanita Bekerja yang ini masih cukup bahasannya. Yang ngurus anak dirumah aja sudah sulit untuk nuntut ilmu/ nambah ilmu apalagi bekerja ?????????
Santapan Pagi hari …
Abis sholat shubuh siap2 pulang kerumah, maklum masuk 2nd shift pulang jam 11 - 12 malam agak malas. Apalagi siangnya dari abis zhuhur hujan terus-terusan mengguyur kota kembang. Dingin …. mending tidur di kantor aja deh, setelah SMS kirim report ke rumah yang nunggu kunci (heh…he.. biasa ijin dulu, takut nungguin).
Jam 5.40 an meluncur dari Jl Asia Afrika menuju arah timur kota Bandung, sengaja nih agak pagi biar nggak terlalu menghadap “Panon Poe” yang belum nongol. Sepanjang jalan koq mikir … dinginnya udara pagi .. enaknya makan apa …. weks … sepanjang jalan banyak roda2 dagangan sudah bertebaran … Bubur Ayam, Lontong Sayur dan Nasi Kuning … ya begitu kalo pagi hari di Bandung… banyak “Nu dagang”.
Akhir nya brenti nih di salah satu roda Nasi Kuning … lumayan 3000 perak bisa mengganjal perut …
Biasanya sih ada tukang Gorengan Tempe, Kue Serabi, atau Kue “Bandros” (biasa orang bandung nyebutnya itu). Untung masih dibawah jam 6 pagi lalu lintas kota bandung menuju arah timur Bandung … masih keliatan sepi … motor dan mobil masih bisa di itung dengan jari ….. coba kalo dah lewat jam 6 pagi … wesss…. nyampe Gede Bage nggak bisa dibawah 30 menit dari Asia Afrika.
Mumet ……….
Beberapa hari kebelakang ndapet link yang cukup bagus tentang Bridging Mode pada linux, dan rencananya pengen dicobain pada Server2 peliharaanku yaaa.. sapa tau nggak dipake juga kepake ditempuat lain
mungkin ditempat anda2 sekalian. Tapi ya itu dia .. FreeBSD nya dicobain beberapa kali cvsup-update nya error mulu.
Cobain install ulang, udah pake FreeBSD 5.5 Release, trus FreeBSD 6.2 Release yeee. .. masalah nggak kelar-kelar … tetep aja abis install cvsup mentok dengan masalah GCC … weks dah nanya sana sini nggak membuahkan hasil hiks… nanya mbah gugel podo wae …. apanya yang salah CD Installer kah atau apanya ….
Akhir nya …. dateng aja ke kantor agak siang2 (maklum sekarang lagi musim hujan) …. liat ke “gudang” ada PC Server Butut yang udah nggak dilirik he..he.. pas dicheck masih mayan cantik … rek … Mainboard nya keliatan Pentium 3 Processor dan dicheck lumayan tuh Dual Processor heuheueh.. heuheueh.. cuman nih kembali pusing …. memorynya ada nggak yaaaa ???? biasanya khan buat Server itu selalu minta SDRAM yang ECC … hiks … pusing meneh … (wew Orang Sunda cenah … ) maklum banyak kenalan wong jowo …. sewaktu disini
Akhir nya nemu juga dilaci-laci 1 SDRAM ECC Register 512Mb, coba ngajak temen buat dibongkarin. Maklum Casing Server ini udah nggak ada “Jantung-nya” (Power Supply dah nggak ada)… ganti ke Casing Butut Enlight, tapi jangan salah Power Supplynya Okeh juga nih.
Bongkar-bongkar colok ke Monitor … jreng ..jreng …. akhirnya jalan juga he..he… Dual Pentium 3 733Mhz Processor SDRAM ECC 128mb dengan hardisk IDE pabrikan tempat kerja dulu (Quantum 80gb - LTS hehehe “low cost technology”)
Berikut ini hasil capture dari installan FreeBSD 5.5
Copyright (c) 1992-2006 The FreeBSD Project.
Copyright (c) 1979, 1980, 1983, 1986, 1988, 1989, 1991, 1992, 1993, 1994
The Regents of the University of California. All rights reserved.
FreeBSD 5.5-STABLE #0: Sun Nov 4 00:17:03 UTC 2007
iyus@bridge.ispku.net.id:/usr/src/sys/i386/compile/MYKERNEL
WARNING: debug.mpsafenet forced to 0 as aio requires Giant
WARNING: MPSAFE network stack disabled, expect reduced performance.
MPTable: <AMI CNB30LE >
Timecounter “i8254″ frequency 1193182 Hz quality 0
CPU: Intel Pentium III (731.02-MHz 686-class CPU)
Origin = “GenuineIntel” Id = 0×686 Stepping = 6
Features=0×387fbff<FPU,VME,DE,PSE,TSC,MSR,PAE,MCE,CX8,APIC,SEP,MTRR,PGE,MCA,CM OV,PAT,PSE36,PN,MMX,FXSR,SSE>
real memory = 536870912 (512 MB)
avail memory = 515371008 (491 MB)
ioapic0: Assuming intbase of 0
ioapic1: Assuming intbase of 16
ioapic0 <Version 1.1> irqs 0-15 on motherboard
ioapic1 <Version 1.1> irqs 16-31 on motherboard
npx0: <math processor> on motherboard
npx0: INT 16 interface
cpu0 on motherboard
pcib0: <MPTable Host-PCI bridge> pcibus 0 on motherboard
pci0: <PCI bus> on pcib0
pci0: <display, VGA> at device 1.0 (no driver attached)
fxp0: <Intel 82559 Pro/100 Ethernet> port 0xd400-0xd43f mem 0xfe900000-0xfe9ffff f,0xfeafe000-0xfeafefff irq 20 at device 4.0 on pci0
Dan ternyata PC mainanku dulu sepertinya ada masalah, entah dengan hardware apaan sehingga masalah GCC selalu muncul. Karena dengan PC Server ini update cvsup berjalan dengan mulus tanpa hambatan apapun.
Padahal PC yg biasa itu pun cukup OK Pentium 3 700Mhz dengan Memory 384Mb serta mainboard nya merk Intel ….
Untuk setting configure … ntar deh di artikel sebelah aja ya biar lengkap nya :d
Alhamdulillah ….
Lupa Password WordPresss…….
Asli .. pusing bin binun … he..he.. ide nya pertama2 pengen mindahin sub domainnya Source (http://source.bcc.or.id) ke Domain yang saat ini dipegang sendiri (maklum domain yang lama sering drop-drop terus …) akhirnya terciptalah http://iyus.clansoenda.web.id dengan nebeng di server kantor
Setelah Unduh file WP Versi terbaru dan di simpan di directory /home pribadi akhir nya diinstall lah Word Press versi terbaru ini .. tapi … alamak …. dari tampilan sudah selesai tapi koq nggak ada mengeluarkan password untuk Admin ????? kutak-katik … coba pake username : admin password : admin atau default tetep nggak membuah kan hasil.
Akhir nya …… piuh………. ada URL yang membahas tentang ini di http://wiki.wordpress.org/Reset%20the%20Admin%20Password
Coba login di console Linux lalu jalankan perintah ini
Shell-Linux#echo -n (password-yang-akan-dibuat) | md5sum
hasilnya akan mengenerate file berupa angka2 ….
Lalu masuk ke console Mysql / database nya Wordpress yang kita gunakan.
Shell-linux#mysql -u usermysql -p (l0gin ke MySQL)
mysql> use databasewp; (isikan database yang digunakan untuk Wordpress)
mysql> show tables;
mysql> SELECT ID,user_login,user_pass FROM wp_users;
Ntar akan keluar MD5 dari password Admin-nya Wordpress deh …. he..he.. yang nggak ketauan apa isi password itu
Nah … abis itu jalankan lagi perintah dibawah ini :
mysql>UPDATE wp_users SET user_pass=”hasil-dari-md5sum-dari-console-linux” WHERE ID=1;
Coba deh keluar dari MySQL, lalu login sebagai admin-nya Wordpress ??? apakah berjalan dengan normal ???