Apakah Telur dulu atau Ayam dulu … apakah saya siap nikah atau Tidak ??

Tidak sesuai kayaknya judul tulisan ini … tapi saya merasakan ini adalah “HAL YANG BESAR” tatkala seorang Laki2 dituntut menjadi seorang LAKI LAKI :) , sudah siapkah saya untuk nikah ?? ini yang jadi masalah … tapi udah beberapa kali ustadz memberikan Jawaban tetep para “lelaki” kadang selalu mundur 100 langkah tatkala dihadapkan pada persoalan ini …. kejadian juga dan dialami sendiri skitar 4 tahun lalu … dan apa yang disebutkan dibawah yakin 100% Allah akan selalu dengan Hamba2 yang selalu ingin menegakkan Kalimah Allah dimuka bumi :) , dan saya beri jawaban BETUL saudaraku … rejeki mengalir dengan sendirinya.. TAPI INGAT dengan Ikhtiar yaaaa…. yang giat karena tidak akan begitu saja Allah menurunkan Rejekinya untuk Hamba-Nya.

Dukungan saya 100% MAJU TERUS PANTANG MUNDUR saudaraku yang sudah ada “niat” untuk menikah .. luruskan niat .. dan Yakin Allah selalu bersama anda ..

—–

Diambil dari salah satu milis … semoga jadi inspirasi buat yang mau segera menikah

—–

Jangan takut menikah mas, sudah sangat banyak yg membuktikan bahwa
dengan menikah rezeki justru tambah melimpah, termasuk saya sendiri
setelah menikah rezeki bertambah, setelah punya anak malah tambah
banyak lagi.

Pertama luruskan niat menikah karena ingin menjaga kehormatan agama
kita dan karena ingin mengikuti sunnah Rosul, sehingga menikah
tersebut mendapat nilai ibadah, dan kuatkan tawakal kepada Allah,
yakinlah bahwa Allah akan melapangkan rezeki Anda setelah menikah,
ingat Allah beserta prasangka hambaNya!

“… Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan
baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada
disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah
niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah
melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah
mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” QS. Ath-Thalaq : 2-3

Berikut cuplikan artikel dari Ustadz Yazid tentang “KONSEP ISLAM
TENTANG PERKAWINAN”

… semua rezeki sudah diatur oleh Allah sejak manusia berada di alam
rahim, dan manusia tidak bisa menteorikan rezeki yang diakaruniakan
Allah, misalnya ia berkata : “Bila saya hidup sendiri gaji saya cukup,
tapi bila punya istri tidak cukup ?!”.

Perkataan ini adalah perkataan yang batil, karena bertentangan dengan
ayat-ayat Allah dan hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam. Allah memerintahkan untuk kawin, dan seandainya mereka fakir
pasti Allah akan membantu dengan memberi rezeki kepadanya. Allah
menjanjikan suatu pertolongan kepada orang yang nikah, dalam firman-Nya :

“Artinya : Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu
dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang
laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan
mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi
Maha Mengetahui”. [An-Nur : 32]
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menguatkan janji Allah itu
dengan sabdanya :

“Artinya : Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka,
yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus
dirinya supaya merdeka, dan seorang yang menikah karena ingin
memelihara kehormatannya”. [Hadits Riwayat Ahmad 2 : 251, Nasa'i,
Tirmidzi, Ibnu Majah hadits No. 2518, dan Hakim 2 : 160 dari shahabat
Abu Hurairah radliyallahu 'anhu].

Sumber : http://www.almanhaj.or.id/content/173/slash/0



Your Comment